KAMMI “Sweet Seventeen” Memperkuat Peran Kebangsaan dan Kemasayarakat
https://kamwillampung.blogspot.com/2015/03/kammi-sweet-seven-ten-memperkuat-peran.html
KAMMI merupakan organisasi yang lahir dari proses reformasi pada
tahun 1998. Pada masa itu KAMMI adalah salahsatu organisasi yang giat membangun
gerakan untuk melengserkan rezim otoriter Presiden Soeharto. Setelah pasca orde
baru organisasi ini tetap konsisten dalam mengawal reformasi menuju Negara
beradab dan berkeadilan. Tepat tanggal 29 maret 2015 nanti umur organisasi ini
menginjak umur yang ke – 17. Tentunya banyak hal yang ingin dicapai oleh KAMMI
secara organisasi dalam kontribusinya untuk bangsa dan Negara tercinta sebagai
Organisasi Kemsayarakat Pemuda (OKP).
Pada umurnya yang ke 17 tahun ini KAMMI ingin sekali lagi menegaskan
peran kebangsan dan kemasyarakatan KAMMI sebagai organisasi yang berbasis
pemuda dan mahasiswa. Dalam hal ini KAMMI Lampung beritikad dan berkomitmen
untuk memperkuat peran sosial masyarakat sebagai upaya menegasikan peran
kebangsaan dan kemasyarakatan KAMMI tersebut. Salahsatu gerakan yang dibangun
untuk mewujudkan tujuan mulya tersebut adalah KAMMI Lampung menginisiasi
gerakan yang kita sebut dengan “Gerakan Lampung Membaca”.
Dalam banyak diskusi permasalahan bangsa yang harus berani
kita katakan sedang carut marut, salahsatu yang kami yakin menjadi solusi
adalah memperbaiki kualitas masyarakat dalam memandang permasalahan sosial yang
dihadapi. Oleh karena itu Gerakan Lampung Membaca menjadi penting untuk
memperbaiki kualitas masyarakat tersebut. Sehingga dengan menumbuhkan budaya
membaca yang saat minat baca masyarakat dibawah 5%, masyarakat dapat memiliki
sudut pandang creative dalam menghadapi permasalahan-permasalahan sosial. Termasuk
juga konflik sosial dan pembegalan yang saat ini sedang marak di provinsi Lampung,
mudah-mudahan gerakan ini menjadi proses perbaikan dalam memperbaiki kedewasaan
masyarakat dalam menghadapi konflik yang dihadapi.
Gerakan lampung membaca merupakan gerakan sosial yang memiliki
banyak kegiatan. Seperti Pengumpulan dan Pendistribusian buku serta pengelolaan
“Perpustakaan Desa” hal ini didasarkan pada 91 % desa tidak memiliki
ruang belajar aktif, kegiatan lain yaitu Bedah dan khataman buku dalam “Komunitas Cinta Buku” hal
di harapkan menggiatkan kembali aktivitas membaca pada Pelajar dan Mahasiswa , Selain
itu juga “Perpustakaan Keliling” yang merupakan kegiatan pengadaan
perpustakan atau ruang baca di ruang terbuka seperti GSG Unila, Pkor Way Halim,
Samber Metro, dll.
Dalam miladnya KAMMI yang ke 17, KAMMI Lampung
ingin memperkenalkan kembali sebagai organisasi yang membawa mimpi perbaikan
untuk Indonesia yang lebih baik. Seperti hal nya Remaja yang yang berusia 17
tahun yang sedang bersemangat untuk mengejar mimpi untuk masa depannya. KAMMI sebagai
generasi pemuda penerus bangsa ingin meradiasikan mimpi-mimpi kami untuk Bangsa
Indonesia yang kita cintai ini, mengajak kepada masyarakat untuk percaya dan mewujudkan mimpi-mimpi itu.
Oleh
Asis Budi Santoso, SPd
Ketua KAMMI Wilayah Lampung
