KAMMI “Sweet Seventeen” Memperkuat Peran Kebangsaan dan Kemasayarakat

KAMMI merupakan organisasi yang lahir dari proses reformasi pada tahun 1998. Pada masa itu KAMMI adalah salahsatu organisasi yang giat membangun gerakan untuk melengserkan rezim otoriter Presiden Soeharto. Setelah pasca orde baru organisasi ini tetap konsisten dalam mengawal reformasi menuju Negara beradab dan berkeadilan. Tepat tanggal 29 maret 2015 nanti umur organisasi ini menginjak umur yang ke – 17. Tentunya banyak hal yang ingin dicapai oleh KAMMI secara organisasi dalam kontribusinya untuk bangsa dan Negara tercinta sebagai Organisasi Kemsayarakat Pemuda (OKP).

Pada umurnya yang ke 17 tahun ini KAMMI ingin sekali lagi menegaskan peran kebangsan dan kemasyarakatan KAMMI sebagai organisasi yang berbasis pemuda dan mahasiswa. Dalam hal ini KAMMI Lampung beritikad dan berkomitmen untuk memperkuat peran sosial masyarakat sebagai upaya menegasikan peran kebangsaan dan kemasyarakatan KAMMI tersebut. Salahsatu gerakan yang dibangun untuk mewujudkan tujuan mulya tersebut adalah KAMMI Lampung menginisiasi gerakan yang kita sebut dengan “Gerakan Lampung Membaca”.

Dalam banyak diskusi permasalahan bangsa yang harus berani kita katakan sedang carut marut, salahsatu yang kami yakin menjadi solusi adalah memperbaiki kualitas masyarakat dalam memandang permasalahan sosial yang dihadapi. Oleh karena itu Gerakan Lampung Membaca menjadi penting untuk memperbaiki kualitas masyarakat tersebut. Sehingga dengan menumbuhkan budaya membaca yang saat minat baca masyarakat dibawah 5%, masyarakat dapat memiliki sudut pandang creative dalam menghadapi permasalahan-permasalahan sosial. Termasuk juga konflik sosial dan pembegalan yang saat ini sedang marak di provinsi Lampung, mudah-mudahan gerakan ini menjadi proses perbaikan dalam memperbaiki kedewasaan masyarakat dalam menghadapi konflik yang dihadapi.

Gerakan lampung membaca merupakan gerakan sosial yang memiliki banyak kegiatan. Seperti Pengumpulan dan Pendistribusian buku serta pengelolaan “Perpustakaan Desa” hal ini didasarkan pada 91 % desa tidak memiliki ruang belajar aktif, kegiatan lain yaitu Bedah dan khataman buku dalam “Komunitas Cinta Buku”  hal di harapkan menggiatkan kembali aktivitas membaca pada Pelajar dan Mahasiswa , Selain itu juga “Perpustakaan Keliling” yang merupakan kegiatan pengadaan perpustakan atau ruang baca di ruang terbuka seperti GSG Unila, Pkor Way Halim, Samber Metro, dll.

Dalam miladnya KAMMI yang ke 17, KAMMI Lampung ingin memperkenalkan kembali sebagai organisasi yang membawa mimpi perbaikan untuk Indonesia yang lebih baik. Seperti hal nya Remaja yang yang berusia 17 tahun yang sedang bersemangat untuk mengejar mimpi untuk masa depannya. KAMMI sebagai generasi pemuda penerus bangsa ingin meradiasikan mimpi-mimpi kami untuk Bangsa Indonesia yang kita cintai ini, mengajak kepada masyarakat untuk percaya dan mewujudkan mimpi-mimpi itu.

Oleh 
Asis Budi Santoso, SPd
Ketua KAMMI Wilayah Lampung

Related

Opini 4465801318239367104

Berikan Komentar Disini

emo-but-icon

Follow Us

Total Tayangan Halaman

Ketum KAMMI Wilayah Lampung

Ketum KAMMI Wilayah Lampung

Gabung KAMMI

Gabung KAMMI

News

Comments

Recent

Sports

Kuliner

Berita Kampus

Daerah Daerah

Explore Lampung

Instagram

Text Widget

item